SEDIH.
Rasanya ingin menangis tapi masih pantaskah aku menangisi semuanya.
Satu sifat buruk yang ingin aku rubah namun masih tetap melekat.
Aku selalu tak bisa menyembunyikan ketidaksukaanku pada seseorang. Jika tak suka, aku akan berperilaku seperti layaknya orang yang tak suka, bukan berpura-pura manis namun hati dongkol.
Aku kadang terlalu susah untuk memaafkan apalagi dengan orang-orang yang awalnya aku percaya.
Berawal dari kehilangan sesuatu, berlanjut sampai kebohongan-kebohongan hingga tingkah lakunya yang sedikit banyak menguras isi dompetku sampai akhirnya memuncak ketika aku membutuhkan namun hilang begitu saja.
Aku terlanjur berkata kasar padanya, mengungkapkan kemarahanku padanya hingga akhirnya emosi dan emosipun terpadu.
Saat emosi menguasai semua otakku, aku tak memikirkan lagi kebaikan, yang penuh diotak ini hanyalah semua keburukan tentangnya.
Semuanya telah terjadi dan kini aku kehilangan satu diantara teman.
Mungkin ini terbaik, jalani kehidupan masing-masing.
Terima kasih untuk semua dan maaf untuk semua yang menyakitkan.
"A FRIEND IN NEED IS A FRIEND INDEED"
http://kipsaint.com/isi/a-friend-in-need-is-a-friend-indeed.html
